Ambon,iNewsUtama.com--Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon kembali menegaskan komitmennya dalam penyediaan akses air bersih bagi masyarakat. Hal ini diwujudkan melalui peresmian rehabilitasi fasilitas sumber air Perumdam Tirta Yapono di kawasan Wainitu oleh Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, Rabu (15/1/2025).
Peresmian tersebut dihadiri Ketua DPRD Kota Ambon Moritz Tamaela, Direktur Perumdam Tirta Yapono, serta jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkot Ambon.
Wali Kota Bodewin menyampaikan, selain rehabilitasi sumber air Wainitu, pemerintah juga membuka akses jaringan air bersih baru di Kelurahan Urimesing. Jaringan tersebut telah siap dimanfaatkan oleh sekitar 200 kepala keluarga (KK).
“Ini hasil kerja keras Perumdam Tirta Yapono. Kapasitas air sudah tersedia dan masyarakat sudah bisa mendaftar untuk pemasangan,” ujar Bodewin.
Ia menegaskan, keberhasilan program air bersih tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat dalam memenuhi kewajiban pemasangan jaringan di rumah masing-masing.
Menjawab keluhan terkait biaya pemasangan, Pemkot Ambon memberikan keringanan berupa diskon sebesar Rp500 ribu. Selain itu, Wali Kota juga meminta dukungan DPRD Kota Ambon melalui pokok-pokok pikiran (pokir) agar beban masyarakat dapat semakin diringankan.
Rehabilitasi sumber air Wainitu dinilai sangat strategis karena saat ini mampu melayani lebih dari 4.000 KK yang tersebar di wilayah Kudamati Atas, Farmasi, Gunung Nona, Kesia, hingga Benteng Atas.
“Kita bersyukur karena Wainitu adalah sumber air yang sangat vital. Jika kita memiliki dua atau tiga sumber seperti ini lagi, maka seluruh warga Ambon yang belum terakses air bersih bisa kita layani,” jelasnya.
Pemkot Ambon juga telah meminta Perumdam Tirta Yapono untuk mengidentifikasi potensi sumber air baru, termasuk di Benteng bagian atas, serta mengoptimalkan sumur bor yang ada, salah satunya di wilayah Halong.
Bodewin memastikan debit air di Wainitu relatif stabil dari tahun ke tahun, meski terjadi penurunan saat musim kemarau namun tidak signifikan.
“Yang terpenting bagi masyarakat, air bersih adalah kebahagiaan,” katanya.
Ia optimistis dalam beberapa pekan ke depan, titik-titik baru akses air bersih akan kembali dibuka, seraya mengapresiasi kinerja seluruh jajaran Perumdam Tirta Yapono yang dinilai bekerja dengan sangat baik.(OLM)

