Notification

×

Iklan



Iklan



Bupati SBB Hadiri Konferensi Nasional Kusta 2026, Perkuat Komitmen Eliminasi Kusta 2030

Jumat, 04 September 2026 | September 04, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-04T12:07:28Z

 


JAKARTA,iNewsUtama.com--Bupati Seram Bagian Barat (SBB), Asri Arman, menghadiri Konferensi Nasional Kusta 2026 yang digelar di Puri Agung Convention Hall, Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Jumat (10/7/2026).


Kehadiran Bupati SBB dalam forum nasional tersebut merupakan bagian dari undangan pemerintah kepada sejumlah kepala daerah yang menjadi wilayah prioritas penanggulangan kusta. Forum ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen daerah dalam mempercepat upaya eliminasi kusta di Indonesia.


Konferensi Nasional Kusta 2026 mempertemukan pemerintah pusat dan daerah, kementerian terkait, organisasi internasional, akademisi, tenaga kesehatan, serta komunitas penyintas kusta.

Pertemuan tersebut diarahkan untuk menyatukan langkah dan memperkuat strategi penanggulangan kusta guna mewujudkan target Indonesia bebas kusta pada 2030.


Dalam agenda konferensi, para kepala daerah turut menandatangani Komitmen Bersama Percepatan Eliminasi Kusta sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan penanganan penyakit tersebut di daerah masing-masing.


Kementerian Kesehatan mencatat Indonesia masih menjadi negara dengan beban kasus kusta tertinggi ketiga di dunia setelah India dan Brasil. Sepanjang 2025, tercatat sebanyak 16.292 kasus baru, dengan sekitar 9,1 persen di antaranya merupakan kasus pada anak.


Data tersebut menunjukkan bahwa penularan kusta masih terjadi di lingkungan keluarga maupun masyarakat sehingga membutuhkan penguatan upaya deteksi dan penanganan sejak dini.


SBB sendiri termasuk dalam 12 kabupaten/kota prioritas penanggulangan kusta secara nasional. Status tersebut mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan berbagai langkah strategis, mulai dari deteksi dini, pengobatan hingga tuntas, pencegahan kecacatan, hingga penghapusan stigma terhadap penyintas kusta.


Selain itu, program penanggulangan kusta diharapkan dapat diintegrasikan ke dalam kebijakan pembangunan daerah agar upaya eliminasi tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi mendapat dukungan lintas sektor.


Konferensi Nasional Kusta 2026 diharapkan menghasilkan rekomendasi kebijakan yang konkret sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, akademisi, organisasi masyarakat, dan komunitas penyintas.


Semangat yang diusung dalam konferensi tersebut adalah “Temukan Dini, Obati Tuntas, Akhiri Stigma”, sebagai bagian dari langkah bersama menuju Indonesia bebas kusta pada 2030.


Bagi Pemerintah Kabupaten SBB, komitmen tersebut menjadi penting untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, tepat, dan bebas dari diskriminasi akibat stigma kusta.


Redaksi: (iNutGroup-S. Adam)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update