Notification

×

Iklan



Iklan



Sambut HUT ke-475, Pemkot Ambon Tanam 5.000 Gadihu dan Wajibkan ASN Aktifkan IKD

Jumat, 24 Juli 2026 | Juli 24, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-24T07:30:35Z



AMBON,iNewsUtama.com--Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menggelar Apel Pagi yang dirangkaikan dengan kegiatan perlindungan sosial, kerja bakti, serta Gerakan Tanam Gadihu (GERTAG) di Lapangan Apel Balai Kota Ambon, Jumat (24/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-475 Kota Ambon.


Usai apel yang dipimpin langsung Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, ribuan bibit gadihu ditanam serentak di sejumlah titik strategis, seperti kawasan AY Patty, Balai Kota, Terminal Transit, Pattimura Park, kawasan Leimena, median jalan, hingga berbagai ruang terbuka publik.


Wattimena mengatakan, Gerakan Tanam Gadihu merupakan langkah nyata Pemkot dalam mewujudkan Ambon sebagai kota yang bersih, hijau, asri, dan nyaman. Tanaman gadihu dipilih karena merupakan tanaman endemik Ambon yang tahan terhadap berbagai kondisi cuaca, mudah dirawat, serta memiliki nilai sejarah dan budaya bagi masyarakat Maluku.


"Kita ingin supaya Kota Ambon bersih, hijau, asri, dan nyaman. Salah satu langkah nyata yang kita lakukan adalah melalui Gerakan Tanam Gadihu," ujar Wattimena.


Ia menjelaskan, seluruh bibit yang ditanam berasal dari partisipasi ASN Pemkot Ambon, di mana setiap ASN diwajibkan membawa satu bibit gadihu. Tahun ini, Pemkot menargetkan penanaman sekitar 7.000 pohon gadihu, dengan sekitar 5.000 pohon ditanam secara serentak pada kegiatan tersebut.


Selain mengajak ASN aktif menghijaukan kota, Wali Kota juga menekankan pentingnya perawatan tanaman agar program penghijauan berjalan berkelanjutan. Bahkan, ia mengusulkan pembentukan unit khusus pengelola taman untuk memaksimalkan pemeliharaan ruang terbuka hijau di Kota Ambon.


Pada kesempatan yang sama, Wattimena juga meminta seluruh ASN segera mengaktifkan Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai bentuk dukungan terhadap program digitalisasi pelayanan publik. Hingga saat ini, tingkat kepemilikan IKD di lingkungan Pemkot Ambon baru mencapai sekitar 28 persen.


"ASN harus menjadi contoh bagi masyarakat dalam memanfaatkan layanan digital kependudukan, karena melalui IKD masyarakat dapat mengakses berbagai dokumen kependudukan secara digital," tegasnya.


Tak hanya itu, Wali Kota turut mengungkapkan capaian membanggakan Kota Ambon yang kini masuk tiga besar nasional Program Inklusi Keuangan. Prestasi tersebut didukung melalui Program BETA, yang memberikan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi sekitar 25.000 pekerja rentan, mulai dari nelayan, petani, tukang ojek, buruh, hingga penyapu jalan.


Melalui program tersebut, para pekerja memperoleh perlindungan jika mengalami kecelakaan kerja maupun meninggal dunia, termasuk santunan bagi ahli waris dan bantuan pendidikan bagi anak.


Menutup arahannya, Wattimena mengajak seluruh ASN terus meningkatkan kinerja, menjaga lingkungan, dan memberikan pelayanan terbaik demi mewujudkan Kota Ambon yang semakin hijau, tertata, dan berdaya saing.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update