AMBON,iNewsUtama.com--Pemerintah Kota Ambon resmi menggelar Ambon Car Free Night 2026 di Jalan Pattimura, Selasa (28/7/2026), sebagai wadah bagi pelaku UMKM, komunitas seni, dan industri kreatif untuk mempromosikan karya sekaligus memperkuat identitas Ambon sebagai UNESCO City of Music.
Pelaksana Tugas Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata Kota Ambon, Greyt Limahelu, mengatakan kegiatan ini merupakan kebijakan Wali Kota Ambon untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif dan meningkatkan daya tarik pariwisata berbasis event.
"Ambon Car Free Night memberikan ruang yang lebih luas bagi pelaku UMKM kuliner dan pelaku seni untuk mempresentasikan produk serta kreativitas mereka kepada masyarakat," ujarnya.
Sebanyak 48 peserta memeriahkan kegiatan tersebut dengan menampilkan kolaborasi musik ukulele, tarian tradisional, dan beragam pertunjukan seni kreatif yang menjadi hiburan bagi warga.
Sementara itu, Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menegaskan, Ambon Car Free Night menjadi salah satu program strategis pemerintah untuk membantu pelaku UMKM dan industri kreatif mengembangkan usaha melalui promosi produk secara langsung kepada masyarakat.
"Melalui kegiatan ini kita memberikan ruang bagi pelaku UMKM berbasis industri kreatif agar dapat mengembangkan usahanya dan mampu naik kelas," kata Bodewin.
Ia berharap Ambon Car Free Night dapat menjadi agenda rutin yang digelar setiap dua minggu atau sebulan sekali sehingga manfaat ekonomi dan sosialnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Dalam kesempatan yang sama, Pemerintah Kota Ambon juga menyambut 55 peserta Sail to Indonesia 2026 yang datang menggunakan 17 kapal layar (yacht) dari berbagai negara, di antaranya Amerika Serikat, Australia, Singapura, Inggris, Prancis, Swedia, Norwegia, Argentina, dan Belanda.
Bodewin mengajak seluruh masyarakat memberikan sambutan hangat kepada wisatawan mancanegara serta memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan potensi pariwisata, budaya, dan produk unggulan daerah.
Pemerintah Kota Ambon optimistis penyelenggaraan Ambon Car Free Night dan kunjungan peserta Sail to Indonesia 2026 akan memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata, pertumbuhan UMKM, serta semakin mengukuhkan Ambon sebagai destinasi wisata unggulan dan Kota Musik Dunia.

