Notification

×

Iklan



Iklan



Pesawat Pombo Air Alami Kecelakaan di Bandara Pattimura Ambon, 7 Orang Tewas

Kamis, 22 Mei 2025 | Mei 22, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-05-23T22:03:42Z

 



Ambon, iNewsutama.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon resmi melaksanakan kegiatan pelatihan penanggulangan keadaan darurat tahun 2025. Pelatihan ini berlangsung di Bandara Pattimura Ambon, Kota Ambon, pada Jumat (23/5/2025). Namun, pada hari yang sama, terjadi insiden nyata yang mengejutkan publik.

Sebuah pesawat milik maskapai Pombo Air dengan nomor penerbangan PM 122 yang terbang dari Sorong menuju Ambon mengalami kecelakaan (crash on runway surface/CARS) saat hendak mendarat di lokasi C8 pada grid map Bandara Pattimura.

Pesawat tersebut mengalami kerusakan serius pada roda pendarat (landing gear) dan mesin (engine) ketika melakukan pendaratan akhir di ujung runway 4. Akibat hard landing, ban pada roda pendarat pecah sehingga pesawat bergeser ke kiri (swing left). Sayap dan mesin sebelah kiri bergesekan dengan aspal dan memicu percikan api yang menyebabkan mesin terbakar.

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Pattimura Ambon, Shively Sanssoucu, menjelaskan bahwa setelah menerima informasi mengenai kecelakaan tersebut, pihak bandara langsung mengaktifkan Emergency Operation Center (EOC) serta mengajukan penerbitan Notice to Airmen (NOTAM) sesuai prosedur dalam Airport Emergency Plan (AEP).

"Pesawat Pombo Air mengalami CARS akibat pecahnya ban pada landing gear karena hard landing, sehingga badan pesawat condong ke kiri dan menyebabkan kebakaran pada sayap dan mesin sebelah kiri," ujar Shively.

Tim Airport Rescue & Fire Fighting on Duty Bandara Pattimura Ambon bergerak cepat ke lokasi kejadian untuk melakukan pemadaman awal dan proses evakuasi. Shively juga menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Komandan Pangkalan Udara TNI AU Pattimura, pihak maskapai Pombo Air, serta Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk investigasi lebih lanjut.

Dalam insiden tragis ini, dari total 148 orang di dalam pesawat—terdiri dari 141 penumpang dan 7 kru terdapat:

  • 7 orang meninggal dunia

  • 2 orang luka berat

  • 20 orang luka sedang

  • 112 orang luka ringan

Seluruh kru pesawat dilaporkan selamat. Korban luka ringan telah dipertemukan dengan keluarga mereka di area Greeters Meeters. Sementara korban luka berat, sedang, dan meninggal dunia telah dievakuasi ke RS Lanud Pattimura dan Puskesmas Tawiri.

Sebagai dampak dari kejadian ini, pihak bandara sempat menerbitkan NOTAM untuk menutup sementara runway Bandara Pattimura demi proses evakuasi. Setelah pesawat berhasil dipindahkan dan koordinasi dilakukan dengan berbagai pihak termasuk General Manager LPPNPI dan Lanud Pattimura, NOTAM dicabut dan operasional bandara kembali berjalan normal.(Reporter-iNewsutama,com)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update