Ambon,iNewsUtama.com--Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Ambon menjadikan pendidikan karakter sebagai fokus utama dalam pelaksanaan Masa Ta'aruf Siswa Madrasah (MATSAMA) Tahun Ajaran 2026/2027.
Kegiatan yang berlangsung sejak Senin 13/7/2026 hingga Sabtu 18/7/2026 ini dirancang tidak hanya untuk mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga membentuk akhlak dan kedisiplinan peserta didik baru.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Madrasah MAN Ambon, Muhammad Risal, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian MATSAMA mengacu pada petunjuk teknis Kementerian Agama dengan melibatkan pemateri dari internal maupun eksternal madrasah.
"Target utama MATSAMA tahun ini adalah pendidikan karakter. Selain mengenalkan lingkungan madrasah, kami ingin membangun silaturahmi antara siswa dengan seluruh warga madrasah serta membentuk karakter dan akhlak peserta didik sejak hari pertama," ujarnya saat ditemui di ruang kepala madrasah, Rabu (15/7/2026).
Menurut Risal, materi dari internal meliputi penyampaian visi dan misi madrasah, tata tertib sekolah, kurikulum, humas, hingga berbagai program kemadrasahan.
Sementara itu, narasumber dari luar berasal dari Kepolisian yang memberikan edukasi mengenai perlindungan anak, pencegahan perundungan (bullying), serta keselamatan berlalu lintas. Puskesmas Sriwijaya sebagai puskesmas binaan madrasah turut memberikan materi kesehatan, disusul pembekalan dari Palang Merah Remaja (PMR) dan sesi motivasi menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Ia menegaskan, selama pelaksanaan MATSAMA tidak ada praktik yang menyimpang ataupun perpeloncoan. Seluruh kegiatan berlangsung sesuai aturan yang berlaku.
"Semua berjalan sesuai juknis. Tidak ada perpeloncoan. Kegiatan diawali dengan tadarus, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Madrasah, kemudian dilanjutkan dengan materi dan aktivitas lainnya," katanya.
Risal mengakui karakter peserta didik saat ini terus berubah sehingga panitia melakukan evaluasi setiap hari agar kegiatan tetap menarik dan tidak menimbulkan kejenuhan. Meski demikian, sejumlah program ekstrakurikuler tetap dipertahankan sebagai bagian dari pembinaan karakter siswa.
Pada tahun ajaran ini, MAN Ambon menerima 366 siswa baru, meningkat dari target awal sebanyak 350 siswa. Penambahan tersebut terjadi karena tingginya minat masyarakat, termasuk calon peserta didik dari luar Kota Ambon bahkan luar Provinsi Maluku.
"Tidak hanya dari Ambon, ada juga siswa yang berasal dari Makassar dan Pulau Jawa. Semua tetap mengikuti proses seleksi sesuai mekanisme yang berlaku, mulai dari pendaftaran secara daring hingga pelaksanaan tes," jelasnya.
Risal berharap seluruh peserta didik yang diterima memiliki komitmen untuk menempuh pendidikan di madrasah dan mampu mengukir prestasi hingga tingkat nasional maupun internasional tanpa mengesampingkan nilai-nilai keagamaan.
"Kami ingin melahirkan lulusan yang unggul dalam ilmu pengetahuan sekaligus memiliki akhlak yang baik. Prestasi penting, tetapi karakter dan ilmu agama harus menjadi kekuatan utama siswa madrasah," pungkasnya. (Inews)



