Ambon,iNewsUtama.com — Semangat toleransi, kreativitas, dan pelestarian budaya kembali menggema di Kota Ambon melalui ajang Gema Budaya Islam Season II yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal serta penyerahan golden ticket dan piagam penghargaan bagi peserta audisi LASQI tingkat Kecamatan Sirimau dan Nusaniwe, Senin malam (20/04/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Azhari Alfatah ini mendapat perhatian langsung dari Wali Kota Ambon, Bodewin Melkias Wattimena, yang hadir sekaligus memberikan apresiasi atas inisiatif tersebut.
Dalam sambutannya, Wattimena menegaskan komitmen Pemerintah Kota Ambon dalam membangun kota yang inklusif dan harmonis, dengan menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi di tengah keberagaman masyarakat.
“Ambon ini kota yang plural, tetapi kita hidup sebagai orang basudara. Karena itu, setiap kegiatan masyarakat harus terus didukung agar memperkuat rasa persatuan dan toleransi,” tegasnya.
Menurutnya, berbagai kegiatan lintas budaya dan agama—mulai dari festival Ramadan, Imlek, hingga kegiatan budaya Islam—merupakan langkah konkret dalam menjaga keharmonisan sosial di kota bertajuk manise tersebut.
Tak hanya itu, Wattimena juga mendorong penguatan ekosistem seni dengan menghadirkan sanggar budaya di setiap desa dan kelurahan. Ia menargetkan minimal satu sanggar aktif sebagai ruang ekspresi generasi muda sekaligus benteng pelestarian budaya lokal.
“Kalau kita punya puluhan sanggar aktif, akan lahir banyak karya baru—tarian, lagu, hingga kreativitas lain yang memperkaya identitas Ambon,” ujarnya.
Ia menambahkan, inovasi menjadi kunci agar Ambon tetap relevan dan mampu bersaing di tengah perkembangan zaman, sekaligus mempertahankan statusnya sebagai bagian dari UNESCO Creative Cities Network kategori City of Music.
Momentum Halal Bihalal, lanjut Wattimena, menjadi ruang strategis untuk mempererat silaturahmi antarumat beragama serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi tantangan global maupun lokal.
LASQI Ambon Libatkan Ratusan Peserta dan Dorong UMKM
Sementara itu, Ketua Umum DPD LASQI Kota Ambon, Abas Rumadan, mengungkapkan bahwa audisi berlangsung selama dua hari dengan jumlah peserta mencapai 114 orang dari kalangan pelajar SD hingga SMA.
Ia menyebut antusiasme peserta sangat tinggi. Bahkan, momen pengumuman hasil audisi diwarnai emosi haru dari para peserta, mencerminkan besarnya kecintaan generasi muda terhadap seni budaya Islam.
“Ini bukti bahwa anak-anak muda Ambon punya semangat luar biasa dalam berkarya dan mencintai budaya Islam,” ujarnya.
Tak hanya berdampak pada pengembangan seni, kegiatan ini juga memberi efek positif bagi ekonomi lokal. Pelaksanaan audisi di pusat perbelanjaan Ambon Plaza turut mendorong perputaran ekonomi dan meningkatkan aktivitas pelaku UMKM.
Ke depan, LASQI Ambon berencana memperluas jangkauan audisi ke wilayah lain seperti Teluk Ambon dan Leitimur Selatan, serta menggelar festival tingkat kota bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun Kota Ambon.
Menariknya, LASQI juga akan membuka kategori baru khusus ibu-ibu pengajian dengan total hadiah mencapai Rp20 juta, sebagai upaya memperluas partisipasi masyarakat.
Kolaborasi untuk Ambon Harmonis dan Kreatif
Baik Pemerintah Kota Ambon maupun LASQI sepakat bahwa kolaborasi menjadi fondasi utama dalam membangun kota yang harmonis, kreatif, dan berdaya saing.
Melalui kegiatan seperti Gema Budaya Islam, Ambon tak hanya meneguhkan identitasnya sebagai kota musik, tetapi juga sebagai ruang hidup toleransi yang terus tumbuh di tengah keberagaman.(Ita/Ia)


