Ambon,iNewsUtama.com — Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Merdeka, Kota Ambon, Senin (13/4) pagi, saat berlangsung serah terima jabatan (sertijab) Panglima Kodam XV/Pattimura. Momentum penting ini menandai estafet kepemimpinan dari Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo kepada Mayjen TNI Dody Triwinarto melalui tradisi apel gelar pasukan.
Dalam amanat perdananya, Dody Triwinarto menyampaikan penghargaan tinggi atas kepemimpinan pendahulunya. Ia menilai, citra Kodam XV/Pattimura di mata masyarakat telah terbangun dengan baik berkat dedikasi dan kerja keras Putranto selama menjabat.
“Secara institusi dan pribadi, saya mengucapkan terima kasih atas pengabdian dan prestasi yang telah diukir. Insya Allah akan kami lanjutkan dan tingkatkan,” ujar Dody dengan penuh optimisme.
Mengawali masa tugasnya, Dody juga mengajak seluruh prajurit untuk memperkuat soliditas serta meningkatkan kerja sama dalam menjalankan tugas-tugas ke depan. Ia menekankan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat sebagai bagian dari tanggung jawab moral institusi TNI.
“Saya mohon dukungan dari seluruh prajurit. Mari kita bekerja sama dan sama-sama bekerja untuk menjaga kepercayaan masyarakat,” tegasnya.
Dody menegaskan dirinya bukan orang baru di lingkungan Kodam XV/Pattimura, melainkan bagian dari keluarga besar yang siap melanjutkan sistem kerja yang telah berjalan baik selama ini.
Sementara itu, Putranto Gatot Sri Handoyo yang kini mengemban amanah sebagai Staf Ahli Tingkat III Bidang Komunikasi Sosial Panglima TNI, turut menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran Kodam XV/Pattimura.
Ia mengaku bangga atas dedikasi dan loyalitas prajurit selama masa kepemimpinannya, sekaligus berharap semangat tersebut terus dijaga dan ditingkatkan di bawah kepemimpinan yang baru.
“Berikan dukungan penuh kepada Pangdam yang baru. Saya yakin Kodam XV/Pattimura akan semakin solid dan profesional,” pesannya.
Putranto juga menyinggung tantangan geografis wilayah Maluku dan Maluku Utara yang didominasi lautan. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi pengalaman berharga sekaligus tantangan tersendiri dalam memastikan kehadiran negara di tengah masyarakat.
“Namun dengan sinergi yang baik antara TNI dan Forkopimda, semua tantangan itu dapat dijalankan dengan optimal,” ungkapnya.
Menutup sambutannya, Putranto menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Maluku dan Maluku Utara apabila selama masa tugasnya terdapat kekhilafan.
Sertijab ini bukan sekadar pergantian jabatan, melainkan simbol keberlanjutan pengabdian TNI bagi masyarakat. Harapan besar pun disematkan kepada kepemimpinan baru untuk terus menjaga stabilitas, keamanan, dan kedekatan dengan rakyat di Bumi Raja-Raja.(Iya.A)


