Malteng,iNewsUtama.com--Bentrokan antarwarga Negeri Morella dan Negeri Hitumessing, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, kembali pecah dan berujung kekerasan serius, Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 00.10 WIT. Enam rumah warga dilaporkan dibakar massa, sementara empat orang mengalami luka tembak, termasuk dua anggota polisi.
Aksi saling serang yang terjadi tengah malam itu membuat situasi mencekam. Massa diduga bergerak cepat membakar rumah-rumah milik warga Hitumessing sebelum aparat keamanan berhasil mengendalikan keadaan.
Enam rumah yang hangus terbakar masing-masing milik Ju Uweng, Sal Slamet, Saiful Anggoda, Ramly Anggoda, dan Dai Wailussy. Satu unit rumah lainnya masih dalam proses pendataan aparat.
Tak hanya kerugian materi, bentrokan juga memakan korban jiwa. Empat orang dilaporkan tertembak. Dua di antaranya merupakan anggota Polri, yakni Brigpol DN dari Polsek Leihitu dan Brigpol AM, personel Direktorat Intelkam Polda Maluku. Dua korban lainnya adalah warga sipil. Kondisi para korban belum dirinci secara resmi.
Aparat kepolisian kini disiagakan penuh di lokasi guna mencegah bentrokan susulan. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan untuk mengungkap pelaku serta pemicu utama kerusuhan.
Hingga berita ini diterbitkan iNewsUtama.com, Kepala Bidang Humas Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi belum memberikan pernyataan resmi. Upaya konfirmasi melalui telepon dan pesan singkat belum mendapat respons.
Informasi awal menyebutkan, bentrokan terbaru ini diduga berkaitan dengan konflik sebelumnya yang terjadi pada 30 Januari lalu. Namun, motif pasti dan kronologi detail masih dalam penyelidikan kepolisian.
Situasi keamanan di wilayah Leihitu kini berada dalam pengawasan ketat aparat, sementara warga diminta tetap tenang dan tidak terprovokasi isu-isu yang dapat memperkeruh keadaan.(RR-iNUT)

