Notification

×

Iklan



Iklan



Dari Huamual untuk Maluku: Tali Asih - Literasi Fest Dorong Kepedulian Sosial serta Masa Depan Generasi

Rabu, 14 Januari 2026 | Januari 14, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-14T11:39:49Z




Ambon,iNewsUtama.com--Dusun Luhulama, Desa Iha, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat, menjadi titik awal peluncuran Bakti Sosial Akhir Tahun & Literasi Fest Maluku 2025 yang mengusung tema “Peduli, Berkarya, dan Mencerdaskan Masa Depan,” Rabu (14/01).

Kegiatan ini diikuti sekitar 100 peserta, bertajuk Tali Asih dan dihadiri unsur pemerintah, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Camat Huamual yang juga Koordinator Wilayah Pendidikan Kecamatan Huamual, Radjab Waleulu, secara resmi membuka kegiatan tersebut. 

Dalam sambutannya, Radjab menyampaikan rasa bangga dan apresiasi terhadap anak-anak muda asal Huamual yang berkiprah di Kota Ambon dan kembali membawa program sosial-edukatif yang berdampak langsung bagi masyarakat. 

Menurutnya, kegiatan ini mencerminkan semangat kepedulian dan tanggung jawab sosial generasi muda terhadap daerah asalnya.

"Penguatan literasi dan kepedulian sosial merupakan investasi jangka panjang bagi pembangunan sumber daya manusia, khususnya di wilayah kecamatan," ungkap Waleulu tegas. 

Waleulu juga memotivasi para pelajar dan masyarakat agar menjadikan kegiatan ini sebagai pemantik semangat belajar, meningkatkan budaya membaca, serta menumbuhkan kesadaran untuk saling membantu di tengah tantangan sosial ekonomi yang dihadapi masyarakat.

Senada, Pemerintah Desa Iha melalui Sekretaris Desa, Bar Hukom, menyatakan komitmen dan dukungan penuh terhadap gerakan Tali Asih dan Literasi Fest Maluku.

Ia menilai kegiatan tersebut sebagai agenda yang luar biasa karena tidak hanya berorientasi pada bantuan sosial, tetapi juga menyentuh aspek fundamental pembangunan manusia, yakni pendidikan dan literasi sejak usia dini.

"Bahwa kampanye literasi perlu ditanamkan sejak anak-anak masih berada pada usia awal pertumbuhan, karena fase tersebut merupakan pondasi penting dalam membentuk karakter, pola pikir, dan masa depan generasi," tegasnya menekan. 

Pemerintah desa, lanjutnya, terbuka untuk bersinergi dengan berbagai pihak, khususnya anak-anak muda, dalam menghadirkan program-program edukatif yang bermanfaat dan berkelanjutan bagi masyarakat desa.

Sementara itu, Koordinator Tim Program Tali Asih – Literasi Maluku Fest, Muhammad Fahrul Kaisuku, menjelaskan, Bakti Sosial Akhir Tahun & Literasi Fest Maluku merupakan gerakan kolaboratif yang digagas oleh Rumah Inspirasi dan Literasi Maluku bersama Yayasan Wathah Maluku.

Program ini lahir dari keprihatinan terhadap berbagai tantangan sosial ekonomi dan pendidikan yang dihadapi masyarakat di Kota Ambon, Kabupaten Seram Bagian Barat, dan Maluku Tengah, terutama menjelang akhir tahun.

"Mewujudkan Asta Cita Pemerintahan dibawa kepemimpinan Hendrik - Vanath dalam upaya pemenuhan kebutuhan pokok, menguatkan akses terhadap kegiatan kreatif dan edukatif, serta membuka pemahaman ruang literasi bagi anak-anak dan remaja menjadi alasan utama pelaksanaan kegiatan ini," Akui Kaisuku. 

Oleh karena itu, lanjut Kaisuku, program dirancang mewujudkan kebutuhan mendasar sekaligus, yakni penguatan kepedulian sosial melalui bantuan kemanusiaan dan pengembangan kualitas generasi muda melalui literasi.

Melalui kegiatan ini, keluarga kurang mampu menerima bantuan paket sembako, serta anak-anak usia TK dan PAUD mendapatkan bantuan paket pendidikan sebagai upaya menumbuhkan minat literasi sejak dini. 

"Selain itu, kegiatan literasi yang dihadirkan juga bertujuan mendorong kreativitas, daya pikir kritis, dan kepercayaan diri anak dalam mengapresiasi potensi diri," akuinya.

Fahrul berharap, Bakti Sosial Akhir Tahun & Literasi Fest Maluku dapat menjadi langkah konkret dalam mempererat solidaritas sosial, memperluas akses literasi, serta mendorong kolaborasi berkelanjutan antara masyarakat, pemerintah, dan lembaga sosial.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update