Ambon,iNewsutama.com -- Pemerintahan bupati dan wakil bupati Buru Selatan (Bursel), La Hamidi - Gerson E. Selsily (LHM-GES), ditantang oleh Dewan Pengurus Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD-IMM) Maluku
Hal ini diungkapkan oleh Husen Souwakil, menjelang masa 100 hari kerja nanti harus menjadi momen penting untuk menunjukan hasil yang nyata dari visi-misi yang pernah dijanjikan kepada masyarakat bursel selama masa kampanye.
DPD IMM Maluku Husen Souwakil, memberikan perhatian khusus terhadap kinerja kedua pasangan itu. Ia pun berharap kepemimpinan LHM-GES mampu membawa perubahan yang signifikan bagi pembangunan daerah, terutama di sektor pendidikan, kesehatan, Infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi.
Pengurus DPD IMM itu menyatakan bahwa pemerintah daerah harus fokus pada pencapaian program prioritas.
"100 hari kerja nanti harus membuktikan keseriusan mereka dalam membangun bursel. Ia ingin melihat hasil yang nyata, bukan sekedar janji," Ujarnya, pada media ini. Sabtu, (1/3/25)
LHM-GES, kata dia, diketahui telah merancang berbagai program strategis diantaranya adalah peningkatan pelayanan publik, penyediaan akses infrastruktur di wilayah pedesaan, dan penguatan ekonomi berbasis masyarakat.
Pemerintah daerah diharapkan mampu mengatasi kendala tersebut melalui sinergi dengan semua pihak, termasuk pemerintah Provinsi maupun pemerintah Pusat.
“Keberhasilan 100 hari kerja nanti akan menjadi tolak ukur kepercayaan masyarakat terhadap kepemimpinan LHM-GES. Kami menunggu gebrakan nyata yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat," tambah Husen.
Selain itu, ia pun menyatakan 100 kerja nanti harus memperbaiki birokasi yang diduga saat ini sangat amburadul, kata dia harus diperbaiki untuk menata pemerintah yang lebih baik kedepan.
Ia pun menambahkan, selain birokrasi yang diperbaiki, LHM-GES harus serius mengusut tuntas dugaan kehilangan obat-obatan dari dinas kesehatan bursel pada 2022 lalu. "tegas Husen.
"Obat-obatan yang hilang waktu pemerintah Safitri Malik Soulisa bupati 2020-2024 lalu, hingga saat ini belum juga terungkap hingga sekarang," Ucap Husen.
Ia menambahkan, masyarakat bursel kini menantikan langkah konkret dari pemerintahan baru ini. Akankah LHM-GES mampu menjawab tantangan tersebut, ataukah waktu akan menjadi penentu. "Pungkasnya. (ARB)

