Notification

×

Iklan



Iklan



Bupati dan Wakil Bupati SBB Hadiri Paripurna DPRD, Soroti Kesejahteraan Masyarakat

Kamis, 06 Maret 2025 | Maret 06, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-03-07T01:35:57Z


Piru,iNewsutama.com Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian pidato perdana Bupati SBB masa jabatan 2025-2030. Rapat ini berlangsung di Kantor DPRD SBB pada Kamis, (6/3/2025) dan dihadiri oleh berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Rapat Paripurna luar biasa ini dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD SBB, Andrias Hengki Kolly, dan dilanjutkan dengan penyampaian pidato perdana oleh Bupati SBB, Ir. Asri Arman, MT. Acara ini merupakan kegiatan perdana bagi Bupati Asri Arman dan Wakil Bupati Selfinus Kainama pasca dilantik untuk masa bakti 2025-2030.

Dalam pidato perdananya, Bupati SBB, Asri Arman, menyoroti tingkat kesejahteraan masyarakat Kabupaten SBB yang masih tergolong rendah, sebagaimana terlihat dari jumlah penduduk miskin pada tahun 2024. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk miskin di daerah ini mencapai 38.078 jiwa atau 22,31% dari total populasi.

“Angka ini masih sangat tinggi dan membutuhkan upaya bersama untuk menurunkannya,” ujar Asri Arman.

Dari segi Pendapatan Asli Daerah (PAD), Bupati mengungkapkan bahwa dalam tiga tahun terakhir, realisasi PAD per tahun berkisar antara Rp25 miliar hingga Rp30 miliar. Menurutnya, data ini menjadi pengingat bahwa masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk memastikan seluruh masyarakat merasakan pembangunan yang merata dan berkeadilan.

“Kami harus bekerja cerdas untuk mengoptimalkan sumber daya yang ada. Kita memiliki hasil laut, pertanian, perkebunan, hingga potensi pariwisata yang luar biasa. Semua ini harus dikelola dengan lebih baik agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah daerah akan fokus pada reformasi sistem perencanaan dan pengelolaan anggaran berbasis smart government yang mengutamakan efisiensi dan transparansi. Dengan langkah ini, diharapkan kebocoran anggaran dapat diminimalisir dan potensi ekonomi daerah dapat berkembang secara maksimal.

“Dengan sistem yang transparan dan efisien, kita bisa memastikan anggaran benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat,” pungkas Bupati.(Reporter Lintas-iNews Utama)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update