Ambon, iNewsutama.com – Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Ambon resmi digelar di Zest Hotel Ambon, Minggu (12/04/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi konsolidasi internal partai sekaligus memperkuat peran politik dalam pembangunan daerah.
Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, yang diwakili oleh Asisten II Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Rustam Simanjuntak, dalam sambutannya menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah semata.
“Pembangunan di Kota Ambon membutuhkan sinergi dan kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk partai politik,” ujarnya.
Pemerintah Kota Ambon, lanjutnya, mengajak PKB untuk terus berperan aktif dalam mendorong program pembangunan yang inklusif, adil, dan berkelanjutan, khususnya di sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi kerakyatan, serta penguatan sosial kemasyarakatan.
Ia juga menekankan pentingnya peran partai politik dalam menjaga kualitas demokrasi.
“Demokrasi bukan sekadar kontestasi kekuasaan, tetapi bagaimana membangun budaya politik yang santun, menghargai perbedaan, serta mengedepankan kepentingan bangsa,” tegasnya.
Sementara itu, perwakilan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB, Muhammad Arif, secara resmi membuka Muscab PKB Kota Ambon. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya kerja politik yang terukur dan berbasis perhitungan.
Menurutnya, capaian PKB di Kota Ambon menunjukkan tren positif, dari dua kursi pada 2014, meningkat menjadi tiga kursi pada 2019, hingga empat kursi pada Pemilu 2024.
“Target ke depan minimal enam kursi di 2029. Ini harus menjadi motivasi bersama,” ujarnya optimistis.
Ia juga menyinggung pengalaman pada Pemilu 2024, di mana PKB nyaris meraih posisi pimpinan DPRD namun kalah tipis sekitar seratus suara.
“Selisih kecil itu harus menjadi pelajaran. Ke depan, kerja politik harus lebih maksimal dan terukur agar kemenangan bisa diraih dengan selisih yang aman,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa politik harus kembali pada tujuan utamanya, yakni memperjuangkan kepentingan rakyat.
“Partai politik adalah instrumen utama dalam demokrasi modern. Karena itu, kehadirannya harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tambahnya.
Muscab ini diharapkan mampu memperkuat konsolidasi internal DPC PKB Kota Ambon, membangun solidaritas kader, serta menghasilkan keputusan strategis yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh berbagai unsur, mulai dari pengurus partai, anggota DPRD, organisasi kepemudaan, hingga tokoh agama di Kota Ambon. (Ita U)

.jpeg)
