Notification

×

Iklan



Iklan



Umar Kelihu Apresiasi Program BWS Maluku, Dorong Percepatan Penanganan Banjir di Kota Bula

Jumat, 21 Agustus 2026 | Agustus 21, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-21T11:18:49Z

 


SBT, iNewsUtama.com — Tokoh masyarakat Seram Selatan, Umar Kelihu, menyampaikan apresiasi kepada Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku atas sejumlah program yang telah dilaksanakan sepanjang 2025 hingga 2026 dalam upaya menangani dan mengendalikan banjir di Kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).

Menurut Umar, berbagai program yang dilaksanakan BWS Maluku menunjukkan perhatian pemerintah terhadap persoalan banjir yang selama ini menjadi salah satu tantangan masyarakat Kota Bula, terutama ketika intensitas curah hujan meningkat.

Umar mengatakan, dalam pembahasan terkait penanganan banjir, pihak BWS Maluku meminta dukungan Pemerintah Kabupaten SBT, khususnya dalam menyiapkan lahan yang akan digunakan untuk pembangunan kolam retensi dan drainase pembuangan.

“Kesiapan lahan menjadi salah satu hal penting agar program penanganan banjir tersebut dapat segera direalisasikan dan berjalan sesuai perencanaan,” ujar Umar.

Ia menjelaskan, BWS Maluku telah merespons persoalan tersebut dengan baik dan berharap pemerintah daerah segera menindaklanjuti kebutuhan lahan yang diperlukan.

“Pihak BWS merespons dengan baik. Mereka meminta Pemda SBT untuk mendukung dan menyiapkan lahan untuk pelaksanaan pembangunan kolam retensi dan drainase pembuangan,” kata Umar.

Umar menilai pembangunan kolam retensi dan drainase pembuangan sangat penting untuk mengurangi risiko genangan serta banjir di sejumlah kawasan Kota Bula.

Ia juga berharap program penanganan banjir yang telah dilakukan BWS Maluku pada 2025 dapat terus dilanjutkan dan ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang.

Menurutnya, penanganan banjir membutuhkan langkah berkelanjutan, termasuk pemeliharaan infrastruktur pengendali banjir serta penanganan titik-titik rawan genangan di sejumlah wilayah di Maluku.

“Apresiasi kepada BWS Maluku atas sejumlah program yang telah dilakukan. Ke depan, kami berharap perhatian terhadap persoalan banjir di Kota Bula dapat terus ditingkatkan sehingga masyarakat dapat merasa lebih aman ketika musim hujan,” ujar Umar.

Selain pembangunan infrastruktur, Umar juga mendorong adanya kolaborasi antara BWS Maluku, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan serta kawasan sungai.

Menurutnya, persoalan banjir tidak semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, termasuk masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan kawasan aliran sungai.

Umar berharap program-program yang telah berjalan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta menjadi dasar bagi perencanaan penanganan banjir yang lebih komprehensif dan berkelanjutan di Kota Bula.

“Dengan adanya kolaborasi dan dukungan semua pihak, kami berharap persoalan banjir di Kota Bula dapat ditangani secara bertahap dan memberikan rasa aman bagi masyarakat,” pungkasnya.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update