GESER,iNewsUtama.com — Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 terasa sangat meriah di Negeri Geser, Kecamatan Seram Timur. Pemerintah Desa Negeri Geser menyelenggarakan Lomba Dayung Perahu Wanita yang diikuti oleh sebanyak 16 perahu. Perlombaan ini digelar sebagai bagian dari rangkaian kegiatan untuk memeriahkan HUT RI ke-81.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang perlombaan dan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi momentum penting untuk mempererat kebersamaan, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta melestarikan budaya bahari yang menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat pesisir Negeri Geser.
Pelaksanaan kegiatan ini turut didukung melalui alokasi Dana Desa sebesar 3 persen, yang diperuntukkan bagi kegiatan pemberdayaan dan kemasyarakatan dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-81. Pemerintah Desa Negeri Geser berharap pemanfaatan anggaran tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus mendorong pelestarian kearifan lokal.
Acara meriah ini turut dihadiri oleh Camat Seram Timur S. Awat Alahamid, S.Sos., Kapolsek Geser, Kepala Lapas Kelas III Geser beserta wakil, Wakil Danramil, serta seluruh masyarakat Negeri Geser yang tampak sangat antusias menyaksikan jalannya perlombaan.
Camat Seram Timur, S. Awat Alahamid, S.Sos., hadir secara langsung dan membuka kegiatan Lomba Dayung Perahu Wanita tersebut secara resmi.
Dalam sambutannya, Camat Seram Timur memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Desa Negeri Geser dan seluruh masyarakat yang telah berhasil menyelenggarakan kegiatan dengan mengangkat potensi serta budaya lokal.
Ia menyampaikan bahwa kegiatan seperti lomba dayung perahu wanita tidak hanya sebatas ajang kompetisi, melainkan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat identitas budaya dan kearifan lokal masyarakat Seram Timur.
"Ke depan, semua desa yang berada di Kecamatan Seram Timur dianjurkan untuk dapat berpartisipasi dalam kegiatan seperti ini. Nanti semua titik kumpul di kecamatan dan semua lomba harus bernuansa kearifan lokal," ujar S. Awat Alahamid.
Menurutnya, setiap desa memiliki kekayaan budaya dan tradisi yang berbeda, sehingga perlu dikembangkan menjadi kegiatan yang mampu melibatkan masyarakat secara luas. Dengan demikian, peringatan hari-hari besar nasional tidak hanya bersifat seremonial belaka, tetapi juga menjadi ruang nyata untuk memperkenalkan dan melestarikan budaya daerah.
16 Perahu Tampilkan Semangat Perempuan Geser
Sebanyak 16 perahu yang berlaga dalam perlombaan ini menjadi daya tarik utama bagi masyarakat. Para peserta menunjukkan semangat membara, kekompakan, dan sportivitas yang tinggi sepanjang jalannya perlombaan.
Kehadiran para peserta perempuan dalam lomba dayung ini membuktikan bahwa kaum perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam berbagai bidang kehidupan sosial, budaya, olahraga, hingga pembangunan masyarakat desa.
Antusiasme warga yang memadati area perlombaan kian menambah kemeriahan suasana. Sorak-sorai dan dukungan masyarakat menjadi bahan bakar semangat bagi para dayung perempuan selama bertanding.
Komitmen Pemerintah Desa Negeri Geser
Pejabat Kepala Negeri Geser, Suilani Kelian, menegaskan komitmennya untuk terus memajukan potensi lokal desa.
"Pemerintah Desa Negeri Geser berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan pada tahun-tahun mendatang. Selain menjadi hiburan masyarakat, lomba dayung dapat dikembangkan sebagai bagian dari wisata bahari dan atraksi budaya lokal Negeri Geser," ungkap Suilani Kelian.
Menurutnya, kegiatan ini sangat sejalan dengan semangat membangun pariwisata berbasis masyarakat, yakni dengan mengangkat potensi laut, budaya, tradisi, olahraga tradisional, serta kearifan lokal sebagai daya tarik utama bagi masyarakat luas maupun wisatawan.
Melalui momentum peringatan HUT RI ke-81 ini, Pemerintah Desa Negeri Geser mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga nilai persatuan, kebersamaan, sportivitas, serta merawat potensi bahari yang dimiliki.
"Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Bersama masyarakat, lestarikan budaya, kuatkan persatuan, dan bangun Negeri Geser melalui kearifan lokal," tutupnya.

