Notification

×

Iklan



Iklan



Trump Umumkan Serangan Besar-besaran AS ke Iran, Targetkan Rudal dan Angkatan Laut

Sabtu, 28 Februari 2026 | Februari 28, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-28T23:46:38Z


Jakarta,iNewsUtama.com--Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengumumkan peluncuran serangan militer besar-besaran terhadap Iran dalam pernyataan video yang dirilis melalui media sosial Truth Social, Sabtu (28/2/2026) dini hari waktu AS.

Dalam pernyataannya, Trump menyebut operasi militer tersebut sebagai serangan “besar-besaran dan berkelanjutan” yang bertujuan menghancurkan kemampuan rudal serta angkatan laut Iran. Ia menegaskan, langkah itu diambil untuk mencegah Teheran membahayakan warga negara AS dan kepentingan keamanan nasional Amerika.

“Militer Amerika Serikat sedang melancarkan operasi besar-besaran dan berkelanjutan untuk mencegah kediktatoran radikal yang sangat jahat ini dari mengancam Amerika dan kepentingan keamanan nasional inti kita,” ujar Trump, seperti dilaporkan CNN.

Trump menambahkan bahwa tujuan utama operasi tersebut adalah membela rakyat Amerika dengan menghilangkan ancaman nyata dari rezim Iran. Ia bahkan menegaskan bahwa AS akan menghancurkan rudal-rudal Iran serta melumpuhkan industri persenjataan negara tersebut.

“Kita akan menghancurkan rudal-rudal mereka dan meluluhlantakkan industri rudal mereka hingga rata dengan tanah. Industri itu akan benar-benar dimusnahkan. Kita akan memusnahkan angkatan laut mereka,” tegasnya.

Menurut Trump, Iran berupaya membangun kembali program nuklirnya setelah sebelumnya dibombardir oleh AS dan Israel pada Juni tahun lalu. Ia menyatakan bahwa Washington tidak dapat lagi mentoleransi ambisi nuklir Teheran.

“Mereka menolak setiap kesempatan untuk mencapai ambisi nuklir mereka, dan kita tidak bisa mentoleransinya lagi,” kata Trump.

Sebelumnya, sejumlah pejabat AS yang enggan disebutkan namanya kepada CNN menyatakan bahwa serangan kali ini bukanlah operasi berskala kecil. Serangan disebut difokuskan pada target-target militer di wilayah Iran.

Aksi militer ini menjadi serangan kedua yang diperintahkan Trump terhadap Iran dalam kurun waktu kurang dari setahun. Pada Juni 2025, Washington membombardir sejumlah fasilitas nuklir utama Teheran di tengah konflik antara Iran dan Israel.

Sebelum pengumuman resmi dari Gedung Putih, Israel terlebih dahulu menyampaikan telah melakukan “serangan pendahuluan” terhadap Teheran. Para pejabat AS yang dikutip CNN menyebutkan bahwa rangkaian serangan tersebut merupakan operasi gabungan Amerika Serikat dan Israel yang dilancarkan secara terkoordinasi.(NET-iNUT)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update