Notification

×

Iklan



Iklan



Ali Khamenei Dikabarkan Tewas dalam Serangan Israel, Iran Tetapkan 40 Hari Berkabung

Sabtu, 28 Februari 2026 | Februari 28, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-01T07:09:38Z


TEHERAN,iNewsUtama.com--Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dikabarkan tewas dalam serangan udara yang dilancarkan Israel di Teheran, Sabtu (28/2/2026). Kabar tersebut pertama kali dilaporkan kantor berita Fars dan dikutip sejumlah media internasional, termasuk Al Jazeera.

Pemerintah Iran disebut telah mengumumkan masa berkabung nasional selama 40 hari serta menetapkan 7 hari libur nasional menyusul wafatnya pemimpin tertinggi tersebut. Selain Khamenei, sejumlah anggota keluarganya juga dilaporkan turut menjadi korban dalam serangan udara tersebut.

Situasi di Timur Tengah sendiri tengah memanas setelah Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan ke sejumlah titik strategis di Teheran. Kompleks kediaman resmi Khamenei dilaporkan menjadi salah satu target utama, dengan puluhan bom dijatuhkan ke kawasan tersebut.

Media Iran juga melaporkan bahwa putri hingga cucu Khamenei termasuk di antara korban jiwa akibat serangan tersebut.

Serangan Juga Sasar Fasilitas Sipil

Tidak hanya menargetkan kompleks kediaman pemimpin tertinggi, serangan udara juga dilaporkan menghantam sejumlah fasilitas sipil. Salah satunya adalah sekolah dasar putri di Kota Minab, Provinsi Hormozgan, Iran bagian selatan.

Laporan Al Jazeera menyebutkan, serangan rudal Israel ke sekolah tersebut menewaskan sedikitnya 108 orang. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Israel terkait laporan korban sipil tersebut.

Profil Singkat Ali Khamenei

Ali Khamenei lahir di Mashhad pada 19 April 1939. Ia merupakan putra kedua dari ulama sederhana, Sayyed Javad Khamenei. Sejak muda, Khamenei aktif dalam gerakan Revolusi Iran yang dimulai pada 1963 dan dikenal sebagai tokoh yang menentang rezim Shah yang dianggap pro-Amerika.

Ia juga merupakan anggota pendiri Partai Republik Islam (IRP). Setelah Revolusi Iran berhasil menggulingkan Shah, Khamenei menjadi salah satu tokoh penting dalam pemerintahan baru yang dipimpin Ayatollah Ruhollah Khomeini.

Pada 1989, setelah kondisi kesehatan Khomeini menurun, Khamenei ditunjuk sebagai Pemimpin Tertinggi Iran dan menjabat lebih dari tiga dekade.

Selama masa kepemimpinannya, ia memperkuat struktur militer dan paramiliter Iran serta memiliki pengaruh besar dalam kebijakan politik, keamanan, dan keagamaan negara tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di Iran dilaporkan masih tegang, dengan peningkatan pengamanan di berbagai kota besar.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update