Ambon,iNewsUtama.com--Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026, Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) menggelar Mini Festival Lingkungan Hidup bertajuk “Arika Kalesang Negeri” di Pantai Negeri Rutong, Kecamatan Leitimur Selatan, Sabtu (28/02/2026).
Kepala DLHP Kota Ambon, Apries B. Gaspersz, dalam sekapur sirihnya menegaskan bahwa peringatan HPSN bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum refleksi bersama bahwa sampah adalah bagian dari kehidupan yang harus dikelola secara bertanggung jawab.
“Sampah adalah bagian dari kehidupan kita, tetapi tidak boleh kita wariskan kepada anak cucu kita. Yang harus kita wariskan adalah lingkungan yang bersih dan bebas dari sampah,” tegasnya.
10 Ton Sampah Dibersihkan dalam Kerja Bakti Massal
Sebagai bagian dari rangkaian HPSN 2026, DLHP telah menggelar kerja bakti massal pada Rabu, 18 Februari 2026. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bersama pemerintah desa dan kelurahan terlibat aktif dalam aksi bersih lingkungan tersebut.
Hasilnya, kurang lebih 10 ton sampah berhasil dikumpulkan dan dibersihkan dari berbagai titik di Kota Ambon. Aksi ini menjadi bukti nyata kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan kota.
Puncak Acara Penuh Edukasi dan Apresiasi
Pada puncak peringatan HPSN 2026 di Negeri Rutong, sejumlah kegiatan strategis dan inspiratif digelar, antara lain:
Pencanangan gerakan peduli lingkungan oleh Wali Kota Ambon.Pemberian penghargaan kepada para “pahlawan kebersihan” Kota Ambon.Penghargaan bagi kelurahan terbaik dalam pembayaran retribusi sampah rumah tangga.
Lomba kebersihan antar lingkungan di Negeri Rutong.
Lomba Fashion Show “Arika Kalesang Negeri”.
Kolaborasi DLHP dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Ambon dalam penguatan kampanye lingkungan berbasis budaya.Perencanaan GERTAK (Gerakan Tanam Gadis) oleh Wali Kota Ambon.
Pameran UMKM Negeri Rutong. Pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.
Filter wisata sagu sebagai bagian dari promosi kearifan lokal. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada kebersihan, tetapi juga mengintegrasikan unsur ekonomi kreatif, kesehatan, budaya, dan pariwisata dalam satu gerakan bersama.
Warisan untuk Generasi Mendatang
Menurut Apries, semangat “Arika Kalesang Negeri” harus menjadi gerakan berkelanjutan, bukan hanya momentum sesaat. Ia mengajak seluruh masyarakat Kota Ambon untuk menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga lingkungan.
“Jangan ceritakan mimpimu kepada orang lain, tapi tunjukkanlah mimpimu kepada mereka. Mari kita buktikan bahwa Ambon bisa menjadi kota yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Melalui Mini Festival Lingkungan Hidup ini, Pemerintah Kota Ambon berharap lahir kesadaran kolektif bahwa menjaga kebersihan adalah tanggung jawab bersama, demi mewariskan kota yang lebih baik bagi generasi mendatang. (Inews)

