Notification

×

Iklan



Iklan



Ambon Makin Canggih: CCTV Berbasis AI Mulai Uji Coba, Pelanggar Lalin hingga Volume Sampah Dipantau Otomatis

Jumat, 06 Februari 2026 | Februari 06, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-06T11:09:37Z


AMBON,iNewsutama.com – Wajah Kota Ambon kian modern. Pemerintah Kota Ambon resmi menguji coba kamera pengawas (CCTV) berbasis Artificial Intelligence (AI) yang mampu “berpikir” dan menganalisis situasi secara otomatis, bukan sekadar merekam gambar.

Teknologi pintar ini diproyeksikan menjadi tulang punggung program Ambon Smart City, sekaligus memperkuat pengawasan ketertiban lalu lintas dan kebersihan kota selama 24 jam tanpa henti.


Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kota Ambon, Ronald Lekransy, menegaskan sistem terbaru ini sudah dilengkapi video analytics, computer vision, hingga machine learning, sehingga dapat membaca pola kejadian di lapangan secara real-time.

“Ini bukan CCTV biasa. Sistem mampu menganalisis otomatis setiap aktivitas yang tertangkap kamera,” ujar Lekransy saat Evaluasi Implementasi Kota Cerdas 2025 di Balai Kota, Rabu (4/2/2026).


Pantau Pelanggar Lalu Lintas Secara Otomatis

Uji coba pertama dilakukan di Pertigaan Tulukabessy, salah satu titik padat lalu lintas di Kota Ambon.

Di lokasi ini, AI difungsikan sebagai “mata digital” untuk mendeteksi berbagai pelanggaran, seperti:

  • melawan arus,

  • parkir liar,

  • hingga pelacakan kendaraan mencurigakan.

Teknologi Automatic License Plate Recognition (ALPR) memungkinkan kamera mengenali dan merekam pelat nomor kendaraan secara otomatis. Bahkan pada malam hari, sistem tetap mampu melakukan auto tracking, mengikuti pergerakan objek pelanggar tanpa campur tangan petugas.


Awasi Sampah dan Disiplin Warga

Tak hanya soal lalu lintas, AI juga diterapkan untuk pengelolaan lingkungan di TPU Batu Merah.

Di titik ini, kamera pintar bertugas:

  • mengukur volume kepenuhan bak sampah,

  • memberi peringatan otomatis saat kapasitas hampir penuh,

  • serta mendeteksi warga yang membuang sampah di luar jam yang diatur Perda.

Langkah ini diharapkan mampu menekan penumpukan sampah sekaligus meningkatkan kedisiplinan masyarakat.


Masih Tahap Kalibrasi

Meski sudah berjalan, sistem saat ini masih dalam tahap penyesuaian model dan kalibrasi. Pemerintah memastikan akurasi deteksi tetap optimal meski menghadapi cuaca ekstrem dan perubahan pencahayaan khas Ambon.

Menurut Lekransy, data yang dihasilkan teknologi AI nantinya menjadi dasar penting dalam pengambilan kebijakan.

“Ke depan, keputusan pemerintah akan berbasis data. Jadi lebih cepat, tepat, dan terukur,” tegasnya.


Menuju Kota Cerdas

Implementasi CCTV berbasis AI ini menjadi sinyal kuat transformasi digital Ambon. Pengawasan tak lagi mengandalkan tenaga manusia semata, melainkan teknologi cerdas yang bekerja tanpa henti.

Dengan sistem ini, Ambon ditargetkan menjadi kota yang lebih tertib, bersih, dan responsif, sekaligus selangkah lebih maju menuju predikat Smart City di Indonesia Timur.(RR)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update