Notification

×

Iklan



Iklan



Masyarakat Mengeluh Terkait Penyediaan Armada Feri hunimua- Waipirit: PD Panca karya Di Minta Jangan Diam Di tempat

Kamis, 16 Oktober 2025 | Oktober 16, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-10-16T11:01:58Z




Ambon,iNewsUtama.com-- masyarakat yang bermukim di tiga kabupaten, yakni kabupaten SBB, kabupaten Maluku Tengah dan kabupaten seram bagian timur, yang menjadikan sarana transportasi laut yang menguhubungkan antara waipirit - hunimua- kembali mengeluh akibat berkurangnya armada Fery. kuranganya armada feri yang menghubungkan penyebarangan hunimua- waipirit bisa saja membuat masyarakat yang beraktifitas menggunakan Armada Fery tersebut harus antre berjam" bahkan bisa saja berhari- hari.

Armada kapal yang seharusnya ada empat dan siapkan setiap hari dari jam 6 pagi sampai jam 9 malam untuk penyebaran waipirit - hunimua kini hanya tinggal tiga, ini bisa saja berdampak pada aktifitas masyarakat yang setiap hari menujuh kota Ambon sebagai pusat ekonomi di Maluku, apalagi masyarakat yang mendiami tiga kabupaten tersebut selalu menggunakan jalur ini sebagai transportasi utama untuk memenuhi kebutuhan ekonomi, ungkap salah satuh warga kepada media ini kamis  16/10/2025.

"Sejak beberapa hari ini antrian selalu panjang, di sebabkan hanya ada tiga kapal armada fery yang beraktifitas melayani rute tersebut, informasi berkurangnya armada fery karena sementara lagi dalam tahapan perbaiki PD panca karya perusahan milik Pemprov Maluku ,"tambahnya.

PD panca karya dan ASDP yang punya kewenangan penuh dalam beroperasinya Fery yang menghubungkan antara huniamua- waipirit harus segera mencari solusi untuk masalah ini.pasalnya, penyebarangan ini menjadi satu- satunya akses vital yang mengbunkan tiga kabupaten dan selalu padat saat penyebarangan.

" Banyaknya kendaraan baik roda dua dan empat harus terpaksa antre berjama- jam akibat berkurangnya armada kapal,  dengan antrian yang sangat panjang para pemilik kendaraan dan masyarakat banyak mengeluh, salah satu menyampaikan keluhannya, dirinya menyebutkan bahwa,  pemerintah daerah dalam hal ini PD panca karya dan ASDP harus menyiapkan infrastruktur yang memadai terutama solusi penambahan armada Fery, tuturnya 

Pemerintah daerah gubernur dan bupati harus bisa mengambil bagian dalam pembangunan infrastruktur yang memadai di maluku khususnya penyebaran utama waipirit- hunimua mengingat sifatnya sangat urgen, sehingga kejadian serupa tidak akan terjadi seperti dan tidak akan terjadi  di kemudian hari, tutupnya.(RUS-iNewsUtama)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update