AMBON,iNewsutama.com -- Pemerintahan baru dibawah kepemimpinan Hendrik Lewerissa dan Abdullah Vanath, sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku pastinya berkeinginan besar menerima investor untuk berinvestasi di Maluku
Hal ini diungkapkan oleh M.A.S, ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Maluku disela-sela penutupan acara Musyawarah Provinsi (Musprov), yang berlangsung di Convention Hall Pasific Hotel Ambon. Senin, (24/2/25)
Menurutnya, Kadin Maluku banyak pengusaha-pengusaha yang ada dalam organisasi ini baik pada tingkat lokal maupun pada tingkat Nasional.
"Nah kita berharap teman-teman pengusaha yang punya modal besar itu bisa datang dan berinvestasi di Maluku,"
Ia pun mengatakan banyak sumber daya alam di Maluku ini sangat menjanjikan dan belum terkelola secara baik. Oleh karena itu Kadin berharap teman-teman pengusaha bisa diajak sini dan berikan kemudahan untuk berinvestasi, dan tentunya akan membuka lapangan pekerjaan kepada kita semua. "Ujarnya usai penutupan Musprov Kadin Maluku.
Kadin Maluku, lanjut dia, tetap welcome kepada investor masuk ke Maluku, karena semakin banyak investor masuk dan berinvestasi maka sudah tentu mendatangkan income bagi kita semua, baik untuk pembangunan maupun pada sektor ekonomi.
Selain itu, ia mengungkapkan apalagi pemerintahan ini kan melalui kebijakan pempus ada pemotongan anggaran, oleh itu kita harus mendatangkan investor untuk berinvestasi di Maluku. "Kata dia.
Ia pun yakin sungguh atas potensi alam kita di Maluku, potensi alam kita banyak hanya belum dikelola dengan baik. SDA kita di Maluku dikelola dengan baik maka yakin sungguh Maluku pastinya keluar dari daerah termiskin ke-4 di Indonesia.
Ia menambahkan, ada sebagian investor yang berkeinginan berinvestasi di Maluku, dari bidang perikanan, pertambangan yang sudah saya hubungi dan juga mereka menghubungi Hendrik Gubernur Maluku.
Singgung soal Kadin Maluku pada periode Murad - Orno, lalu Kadin Maluku belum maksimal melakukan terobosan untuk mendatangkan investor. Kata dia, saat pemerintahan Murad-Orno, Kadin tidak punya ruang untuk berkolaborasi, bersinergi dengan pemerintahan lalu.
Pemerintahan baru dibawah kepemimpinan HL-AV, Kadin bisa sama-sama bersinergi untuk membangun daerah ini.
Tipikal pemimpin seperti HL ini orangnya bijaksana, cerdas, tentu ia akan berdayakan dan lakukan yang terbaik untuk daerah ini dan rakyatnya." (ARB)

