Notification

×

Iklan



Iklan



Kadin Maluku, Kembali Dipimpin Sam Latuconsina: Investasi Masuk dan Tekan Kemiskinan

Selasa, 25 Februari 2025 | Februari 25, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-02-25T12:43:10Z


\AMBON,iNewsutama.com-- Muhammad Armyn Syarif yang biasa disapa Sam Latuconsina kembali terpilih secara aklamasi pimpin Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Maluku, periode 2025-2030.

Sam kembali terpilih secara aklamasi atas persetujuan seluruh ketua Kadin Kabupaten/Kota di Maluku dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) ke IX Kadin Maluku tahun 2025 

Kegiatan Musprov Kadin Maluku yang berlangsung di Convention Hall Pacifik Hotel Ambon, pada Senin, (24/02/25)

Sam berterima kasih kepada seluruh pengurus Kadin Maluku yang telah mempercayakan dirinya kembali sebagai ketua Kadin Maluku

Sementara menurutnya, ia katakan Gubernur baru memiliki visi-misi sapta cita yang di dalamnya memiliki peluang kepada Kadin Maluku dengan mengkonsulidasi pengusaha lokal untuk mengelola sumber daya alam yang belum dikelola dengan baik.

"Saya waktu menyampaikan Musprov ke Pak Gubernur Hendrik Lewerissa, siapa yang layak jadi ketua, beliau sampaikan bro Sam lanjut saja. Biar sama-sama kita bangun Maluku. Bro lewat Kadin Maluku, saya di Pemerintahan," Kata Sam, dihadapan peserta Musprov sembari mengutip percakapannya dengan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa.

Kadin terus berkomitmen lawan kemiskinan di Maluku, salah satunya dengan mengenjot para investor untuk berinvestasi di Maluku. Dengan begitu, akan membutuhkan banyak tenaga kerja dan kurangi angka pengangguran.

Pengembangan sektor perikanan dan rumput laut di Maluku jadi perhatian. Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sebutnya, merupakan daerah penghasilan rumput laut, namun setelah diskusi dengan para investor, kualitas rumput laut dari Maluku, khusunya daerah Maluku Tenggara dan Kota Tual lebih unggul bila dbandingkan dengan NTT. "Ujar Sam.

"Sayangnya, pasarnya masih terbatas. Dan saya kira ini menjadi peluang besar yang harus dimanfaatkan Kadin ke depan," sebut Sam. 

Dirinya minta Kadin Kabupaten/Kota di Maluku harus membina petani lokal agar bisa menjadi pengumpul dan mendistribusikan produk secara berjenjang. 

Langkah ini diharapkan, bisa membuka peluang usaha dan bekerja sama dengan berbagai program pemerintah.

"Rapimprov Kadin Maluku yang akan datang, akan dirumuskan langkah-langkah nyata untuk memperkuat sektor dimaksud. Salah satunya melalui forum bisnis yang membuka peluang bagi investor ingin menanamkan modal di Maluku, tentunya dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan kementerian terkait," tandasnya.

Kadin juga harus merancang strategi yang sesuai dengan potensi daerah masing-masing. Kota Ambon misalnya, lebih unggul di sektor perdagangan, pariwisata, dan perhotelan. Sementara daerah lain memiliki keunggulan berbeda.

"Ini harus kita duduk bersama satukan strategi sesuai potensi daerah masing-masing untuk dimaksimalkan," kata Sam.

Selain perikanan dan investasi, Blok Masela juga menjadi sorotan Kadin. Proyek besar ini akan membutuhkan banyak tenaga kerja terampil. Kadin Maluku ingin memastikan bahwa masyarakat lokal bisa mengambil peran dalam proyek tersebut.

 Ditegaskan, bahwa setiap investasi yang masuk ke wilayah Maluku harus melalui koordinasi dengan Kadin bersama pemerintah daerah. Tujuannya agar semua berjalan sesuai rencana pembangunan daerah, agar bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat Maluku keluar dari kemiskinan.

"Sejak awal terbentuknya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dan kerja sama dengan INPEX, pengelolaan Blok Masela sudah menjadi perhatian khusus. Kadin Maluku ke depan akan terus berkoordinasi agar peluang ini benar-benar bisa dimanfaatkan," tandasnya.

Kemiskinan di Maluku, kata dia, kita akan berusaha semaksimal untuk mengentaskan kemiskinan, dan memberikan peluang lain yang bisa memberikan kesejahteraan untuk masyarakat dan memajukan Maluku.

Untuk diketahui, Sam Latuconsina ketua Kadin Maluku pertama memimpin Kadin Maluku periode 2019-2025, dan kembali lagi terpilih periode 2025-2030. (ARB)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update