BULA,iNewsutama.com – Jembatan Wae Mer 1, yang dibangun oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) dengan tipe Aramco, mengalami kerusakan parah akibat derasnya aliran sungai pasca hujan deras. Dalam kurun waktu dua bulan, jembatan ini sudah mengalami dua kali kejadian memprihatinkan, yakni jebol dan ambruk. Menyikapi kondisi tersebut, Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Maluku berencana membangun jembatan baru dengan struktur rangka baja A60 yang lebih kokoh dan tahan lama.
Pada Rabu (26/02/2025), Jembatan Wae Mer 1 kembali roboh setelah curah hujan tinggi mengguyur wilayah tersebut selama empat hari berturut-turut. Derasnya arus sungai menyebabkan runtuhnya satu aramco, yang berdampak pada jatuhnya rangka bailey sepanjang 15 meter yang sebelumnya telah dipasang sebagai solusi darurat.
Menanggapi kejadian ini, Kepala BPJN Maluku, Moch. Iqbal Tamher, bersama Kasatker PJN Wilayah II Provinsi Maluku, Toce Leuwol, dan PPK 2.6 Provinsi Maluku, Melkianus Hitijahubessy, turun langsung ke lokasi guna meninjau kondisi jembatan dan memastikan proses perbaikan berjalan dengan baik.
BPJN Maluku segera mengambil langkah darurat dengan membuat akses jalan melalui lintasan basah sambil menyiapkan bahan untuk pembangunan jembatan darurat dengan rangka bailey. Hal ini dilakukan agar akses transportasi bisa kembali normal, terutama menjelang Bulan Puasa Ramadhan 1446 H, di mana masyarakat sangat membutuhkan kelancaran distribusi bahan pokok.
Jembatan Wae Mer 1 terletak di ruas Jalan Nasional Bula-Masiwang, tepatnya di Desa Dawang, Kecamatan Teluk Waru, SBT. Oleh karena itu, kondisinya menjadi perhatian serius BPJN Maluku, khususnya Satker PJN Wilayah II Provinsi Maluku. BPJN Maluku juga menegaskan bahwa jembatan tersebut bukan dibangun oleh mereka, melainkan oleh Pemkab SBT. Oleh sebab itu, pemberitaan yang menyebutkan bahwa jembatan ini baru dibangun oleh BPJN Maluku lalu ambruk dalam dua bulan adalah informasi yang salah dan menyesatkan.
BPJN Maluku telah menyusun rencana pembangunan ulang Jembatan Wae Mer 1 dengan struktur rangka baja yang lebih kuat dan tahan lama. Dengan adanya kebijakan efisiensi anggaran yang tengah dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto di semua Kementerian, Badan, dan Lembaga, diharapkan pembangunan jembatan baru ini dapat segera direalisasikan. Selain demi keselamatan masyarakat dan kendaraan yang melintas, jembatan ini merupakan akses utama yang sangat vital bagi mobilitas warga serta penghubung antar-kabupaten di wilayah tersebut.(Reporter-iNews Utama.)


.jpeg)
