Notification

×

Iklan



Iklan



Kelangkaan Minyak Tanah di Bula Makin Parah Saat Bulan Ramadhan

Sabtu, 01 Maret 2025 | Maret 01, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-03-01T10:51:09Z


Bula, iNewsutama.com – Memasuki bulan suci Ramadhan, masyarakat Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) mengalami kesulitan dalam mendapatkan minyak tanah. Kelangkaan bahan bakar ini membuat ibu-ibu rumah tangga harus berkeliling mencari pasokan demi menyiapkan takjil buka puasa dan sahur, namun hingga kini ketersediaannya masih tidak jelas. Kondisi ini semakin parah pada 1 Maret 2025.

Masalah kelangkaan minyak tanah di Kota Bula sebenarnya bukan hanya terjadi di bulan Ramadhan. Warga setempat mengeluhkan bahwa pasokan minyak tanah sudah terbatas sejak beberapa bulan terakhir. Kini, dengan meningkatnya kebutuhan selama bulan puasa, minyak tanah menjadi semakin sulit didapatkan, padahal keberadaannya sangat penting untuk kebutuhan dapur.

Ironisnya, Bula merupakan lokasi di mana dua perusahaan minyak beroperasi, namun warga masih mengalami kesulitan dalam mendapatkan bahan bakar tersebut. Seorang warga bahkan menyampaikan keluhannya, "Masa iya kota minyak miskin minyak?". Warga menilai tidak adanya kejelasan mengenai penyebab utama kelangkaan ini menjadi faktor utama keresahan di masyarakat.

Beberapa alasan yang diduga menyebabkan kelangkaan minyak tanah antara lain:

  • Pembatasan kuota dari Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas)

  • Disparitas harga antara minyak tanah bersubsidi dan non-subsidi

  • Gangguan distribusi akibat bencana alam

  • Panic buying akibat rumor kenaikan harga BBM

Masyarakat berharap ada kejelasan dari pihak terkait mengenai penyebab utama kelangkaan ini. Seorang warga yang dimintai keterangan mempertanyakan, "Benarkah kelangkaan minyak tanah ini akibat alasan-alasan tersebut?".

Selain itu, masyarakat juga meminta agar pihak berwenang segera melakukan evaluasi kinerja terkait distribusi minyak tanah. "Masalah ini sudah berlangsung lama, tapi dibiarkan begitu saja, seperti bukan masalah serius. Kami sangat kesulitan, apalagi sekarang bulan puasa. Semoga pemerintahan yang baru dapat segera mengatasi kelangkaan minyak tanah ini ke depannya," ujar Mail, salah satu warga Bula, kepada wartawan iNewsUtama.

Masyarakat berharap ada tindakan konkret dari pemerintah daerah dan pihak terkait untuk segera menyelesaikan permasalahan ini, agar kebutuhan bahan bakar minyak tanah bisa kembali normal, terutama di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini.(MHY Reporter iNewsmedia)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update