Malteng,iNewsutama.com
- Dusun Telaga Kodok, Desa Hitu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah Sebuah keluarga yang terdiri dari enam
orang hidup dalam kondisi memprihatinkan di sebuah rumah kecil yang terletak di
kebun. Pasangan suami istri, Alami Papalia dan Arniati Robo, bersama empat anak
mereka harus bertahan di rumah berukuran 3x2 meter yang terbuat dari seng
bekas, baik pada dinding maupun atapnya.
Kondisi rumah yang jauh dari kata layak ini menjadi perhatian, terutama
karena berisiko membahayakan keselamatan keluarga tersebut. "Kami memang
dapat bantuan setiap bulan berupa 10 kilogram beras dari pemerintah, tapi kami
sangat membutuhkan rumah yang lebih layak untuk tempat tinggal," ujar
Alami kepada iNews Utama.
Pantauan tim iNews Utama, Selasa,(03/12/24) di lokasi menunjukkan,bahwa rumah ini tidak mampu memberikan perlindungan memadai dari cuaca buruk. Ukurannya yang sempit serta bahan bangunan yang digunakan membuat keluarga ini hidup dalam kondisi penuh keterbatasan.
Alami pun berharap ada perhatian dari pemerintah setempat untuk membantu
keluarganya mendapatkan rumah sederhana yang layak huni. "Beta tidak minta
yang mewah, rumah sederhana saja cukup, asal beta dan beta punya bini sama
anak-anak bisa tinggal dengan nyaman," ungkapnya.
Dengan kondisi rumah yang memprihatinkan, Alami dan keluarganya sangat
berharap adanya bantuan berupa pembangunan rumah sederhana demi keselamatan dan
kenyamanan mereka.
Harapan keluarga Alami Papalia adalah agar pemerintah setempat maupun pihak terkait dapat segera memberikan perhatian dan solusi, sehingga mereka bisa hidup lebih layak di masa mendatang.(***/SLP)



