Maluku Tengah,iNews Utama.com – Kursus Mahir Dasar (KMD) yang diadakan di SMP Negeri 18 Maluku Tengah Kecamatan Leihitu,resmi ditutup dalam sebuah seremoni yang penuh makna. Acara penutupan ini ditutup oleh Ketua Pusdiklat, Abd. Rahawarin, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya pengetahuan yang telah diperoleh para pembina pramuka selama mengikuti kegiatan KMD.Minggu (3/3/24)
Dalam pidatonya, Rahawarin menggarisbawahi bahwa ilmu yang diperoleh selama kursus tidak hanya teori atau doktrin yang harus diikuti, tapi juga harus diterapkan dalam kegiatan sehari-hari ketika mengajar generasi muda. "Proses pendidikan memang berat, tetapi dari sini lah kita belajar menjadi guru yang berpengalaman," ungkap Rahawarin, menambahkan bahwa disiplin yang diajarkan dalam KMD adalah langkah maju untuk para pembina dalam menjalankan tugasnya.
Kegiatan KMD tahun ini mencatatkan hasil yang beragam. Dari peserta yang mengikuti, 16 berhasil lulus dan mendapatkan ijazah KMD, 15 peserta dinyatakan lulus bersyarat, dan 1 peserta tidak lulus. Rahawarin dalam kesempatan tersebut juga memberikan motivasi kepada para pembina yang lulus bersyarat, menyampaikan bahwa mereka masih diberikan kesempatan dan peluang untuk terus berkontribusi dan mengabdikan diri dalam gerakan pramuka.
Bagi yang telah dinyatakan lulus, Rahawarin mengingatkan untuk tidak bersikap sombong, namun justru ilmu yang diperoleh harus terus dibagikan dan diterapkan di lingkungan sekitar tempat para pembina berada.
Penutupan KMD di SMP Negeri 18 Maluku Tengah ini menjadi momentum penting bagi gerakan pramuka di daerah tersebut, dimana para pembina pramuka diharapkan dapat menjadi agen perubahan positif untuk pendidikan dan pengembangan karakter generasi muda. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan individual para pembina, tapi juga menguatkan jaringan dan kolaborasi dalam komunitas pramuka untuk menciptakan dampak yang lebih luas di masa yang akan datang.(SLP)
