Notification

×

Iklan



Iklan



Wawali Ambon Hadiri Bukber PHRG GPM Silo, Pererat Toleransi Antarumat Beragama

Rabu, 11 Maret 2026 | Maret 11, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-12T00:05:59Z


AMBON,RadarNews.id – Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, menghadiri kegiatan buka puasa bersama (bukber) yang diprakarsai Panitia Hari Raya Gereja (PHRG) GPM Silo, Klasis Kota Ambon, di halaman Masjid Al-Huda, kawasan Diponegoro, Kota Ambon, kemarin.

Dalam sambutannya, Wawali Ely Toisutta menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan buka puasa bersama yang melibatkan masyarakat lintas agama itu menjadi bukti kuatnya hubungan persaudaraan serta upaya mempererat tali silaturahmi antarumat beragama di kawasan Diponegoro.

“Selaku Pemerintah Kota Ambon, pertama-tama kami menyampaikan apresiasi yang luar biasa atas terselenggaranya kegiatan yang mampu mempertemukan kita semua ini, dan diprakarsai oleh PHRG GPM Silo,” ujar Toisutta.

Menurutnya, kebersamaan dan kerukunan antarumat beragama tidak hanya ditunjukkan pada momentum hari-hari besar keagamaan atau kegiatan seremonial semata. Namun nilai toleransi dan persaudaraan harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kebersamaan itu harus ditunjukkan dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya pada saat acara seperti ini. Pemerintah Kota menginginkan kebersamaan yang terus dipelihara,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PHRG GPM Silo, Yancy Latuperissa, mengatakan kegiatan buka puasa bersama tersebut bertujuan mempererat hubungan persaudaraan antara warga Diponegoro dan sekitarnya, baik yang beragama Islam maupun Kristen.

“Acara buka puasa bersama ini untuk menguatkan tali silaturahmi kita bersama dengan orang basudara di Diponegoro dan sekitarnya,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, tokoh masyarakat setempat, Ali Ohorela, juga menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya kepada panitia PHRG GPM Silo yang telah menggagas kegiatan tersebut.

Menurutnya, momentum ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persaudaraan.

“Di bulan Ramadan ini kita harus menjaga silaturahmi dan toleransi bersama. Jangan mudah terpengaruh isu yang disebarkan oknum tidak bertanggung jawab. Kerusuhan sosial di masa lalu harus menjadi pelajaran bagi kita untuk terus menjaga kebersamaan,” pungkasnya.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update