Ambon,iNewsUtama.com--Upaya penguatan ekonomi berbasis desa terus digencarkan di Kota Ambon. Negeri Laha, Kecamatan Teluk Ambon, bersiap meresmikan Gudang Koperasi Merah Putih sebagai langkah strategis mendorong kemandirian ekonomi rakyat sekaligus memperkuat peran koperasi di tingkat akar rumput.
Gudang koperasi berukuran 20 x 30 meter tersebut dirancang sebagai pusat penyimpanan dan distribusi hasil produksi masyarakat, khususnya di sektor pertanian. Peresmian gudang ini direncanakan bertepatan dengan kunjungan kerja ke Kota Ambon dan berpeluang dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia atau Menteri Koperasi dan UKM RI, meski hingga kini pihak yang akan meresmikan belum dipastikan.
Raja Negeri Laha, Muhammad Yasir Mewar, mengatakan bahwa kehadiran gudang koperasi menjadi tonggak penting dalam pembangunan ekonomi Negeri Laha. Hal tersebut disampaikannya saat ditemui di Kantor Pemerintah Negeri Laha, Senin (26/1/2026).
“Siapapun yang nanti meresmikan, itu sudah menjadi sebuah apresiasi besar bagi Negeri Laha. Kami berharap momentum ini membawa dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Yasir menjelaskan, Koperasi Merah Putih Negeri Laha merupakan satu dari dua koperasi sejenis yang telah beroperasi di Kota Ambon, bersama Koperasi Merah Putih Desa Wayame. Keduanya diharapkan menjadi contoh pengembangan ekonomi desa berbasis koperasi di wilayah perkotaan.
“Kami bersama Koperasi Merah Putih Desa Wayame menjadi bagian dari gerakan ekonomi desa di Kota Ambon. Target kami, Laha dan Wayame dapat menjadi contoh terbaik dengan hadirnya gudang koperasi ini,” kata Yasir.
Menurutnya, keberadaan gudang akan memudahkan petani dan pelaku usaha lokal dalam memasarkan hasil produksi tanpa harus menempuh jarak jauh, sehingga lebih efisien dan berdampak langsung terhadap peningkatan pendapatan masyarakat.
Selain itu, pengelolaan koperasi juga membuka peluang penyerapan tenaga kerja lokal. Masyarakat setempat akan dilibatkan sebagai karyawan koperasi, selain aparatur negeri, sebagai upaya menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan warga.
“Koperasi ini tidak hanya menjadi tempat transaksi ekonomi, tetapi juga menjadi solusi kebutuhan masyarakat dengan harga terjangkau. Yang terpenting, mampu memperkuat ekonomi negeri secara berkelanjutan,” tambahnya.
Dengan berbagai langkah strategis tersebut, Negeri Laha optimistis dapat menjadi contoh negeri progresif dalam pengembangan koperasi desa, tidak hanya di Kota Ambon, tetapi juga di Provinsi Maluku.

