Notification

×

Iklan



Iklan



Pencurian Unik di Masjid Al-Huda, Tiang Alif Berlapis Emas Dicuri untuk Bayar Hutang

Rabu, 13 Maret 2024 | Maret 13, 2024 WIB | 0 Views Last Updated 2024-03-13T21:38:40Z



Buru,iNews Utama.com - Polres Pulau Buru berhasil mengungkap kasus pencurian yang cukup unik dan mengejutkan di masjid Al-Huda, Desa Kayeli, Teluk Kaiyeli, Kabupaten Buru. Sebuah tiang alif berlapis emas yang menjadi hiasan pada kubah masjid tersebut raib. Pelakunya, seorang nelayan berusia 67 tahun berinisial AG, nekat melakukan pencurian karena terdesak kebutuhan ekonomi.

Tidak lama setelah masyarakat melaporkan kejadian pada 4 Maret 2024, tim Satuan Reserse Kriminal Polres Pulau Buru berhasil mengamankan AG pada 7 Maret. Pelaku diamankan bersama barang bukti tiang alif berlapis emas seberat kurang lebih 2,6 kg yang ditemukan tersebar di tiga lokasi berbeda pada 8 Maret.

Kapolres Pulau Buru, AKBP Sulastri Sukidjang, mengungkapkan bahwa AG telah ditetapkan sebagai tersangka dengan dugaan pencurian dengan pemberatan sesuai Pasal 363 Ayat (1) Ke-5e KUHPidana. Penangkapan tersangka berawal dari laporan masyarakat dan penyelidikan cepat yang mengarah kepada AG saat ia berencana pergi ke Ambon dan kemudian Ternate, Maluku Utara.

AG melakukan pencurian menggunakan peralatan sederhana namun efektif. Dengan dua buah tangga kayu, tali nilon, dan kayu dengan pengait besi, ia berhasil mencuri tiang alif dari atas kubah masjid antara pukul 02.00 - 05.00 WIT. Lafadz Allah yang terbuat dari emas murni pada tiang tersebut patah dan dibagi menjadi lima bagian oleh tersangka, yang kemudian menyembunyikannya di beberapa lokasi sebelum diamankan oleh polisi.

Motive di balik aksi nekat AG adalah untuk membayar hutang. Dalam konferensi pers, AKBP Sulastri menyatakan bahwa tersangka dihimpit kebutuhan ekonomi sehingga nekat mencuri. Saat ini, penyidik telah memeriksa tujuh saksi dan mengamankan sejumlah barang bukti terkait kasus ini, termasuk tiang alif berlapis emas, perlengkapan yang digunakan dalam pencurian, serta beberapa manik-manik yang terpisah dari emas.

Kasus ini menarik perhatian publik tidak hanya karena nilai emas yang dicuri tetapi juga karena pencurian tersebut terjadi di tempat ibadah, menambah daftar kejahatan yang didorong oleh desakan ekonomi.(TIM)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update