Notification

×

Iklan



Iklan



Alwi Rumadhan Dukung Kodam Pattimura Lanjutkan Pekerjaan di Bantaran Sungai Waitomu, Ancam Gelar Aksi di Kantor BWS Maluku

Senin, 26 Oktober 2026 | Oktober 26, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-26T13:04:38Z

 


AMBON,iNewsUtama.com — Ketua LSM Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia Provinsi Maluku, Alwi Rumadhan, menyatakan dukungannya kepada Kodam XV/Pattimura terkait penyelesaian pekerjaan pembangunan di bantaran Sungai Waitomu, Kota Ambon.

Alwi menilai, pekerjaan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang beraktivitas di kawasan Pasar Mardika. Karena itu, ia berharap pekerjaan tersebut dapat diselesaikan dengan baik agar mendukung aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Menurut Alwi, persoalan yang muncul terkait pekerjaan di bantaran sungai perlu dijelaskan secara terbuka dan proporsional. Ia meminta Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku memberikan penjelasan yang jelas mengenai persoalan teknis, kewenangan, serta dasar kebijakan yang berkaitan dengan pekerjaan tersebut.

“Pembangunan ini diharapkan dapat membantu para pelaku UMKM di kawasan Pasar Mardika. Karena itu, persoalan yang muncul harus dijelaskan secara terbuka dan diselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Alwi.

Ia juga mengingatkan agar polemik tersebut tidak berkembang menjadi saling menyalahkan di ruang publik sebelum seluruh persoalan teknis dan administrasi dijelaskan secara utuh.

Ancam Gelar Aksi di Kantor BWS Maluku

Sebagai bentuk penyampaian aspirasi, Alwi menyampaikan rencana menggelar aksi demonstrasi di kantor BWS Maluku pada Rabu, 28 Oktober 2026. Ia menyebut aksi tersebut akan melibatkan massa dalam jumlah besar.

Aksi itu direncanakan untuk meminta penjelasan dan pertanggungjawaban terkait instruksi pembongkaran pekerjaan di bantaran Sungai Waitomu.

Alwi mengatakan, pihaknya ingin mengetahui secara jelas dasar kebijakan pembongkaran, pihak yang mengambil keputusan, serta pertimbangan teknis yang melatarbelakangi instruksi tersebut.

Menurutnya, keterbukaan informasi sangat penting agar masyarakat, khususnya pelaku UMKM di kawasan Pasar Mardika, dapat memahami persoalan yang sebenarnya dan mengetahui dampak kebijakan tersebut terhadap kepentingan mereka.

Ia berharap BWS Maluku dapat memberikan penjelasan secara terbuka serta menghadirkan solusi yang mempertimbangkan kepentingan masyarakat, tanpa mengabaikan ketentuan teknis dan peraturan yang berlaku.

Minta Koordinasi Antarpihak

Lebih lanjut, Alwi menekankan pentingnya koordinasi antara pihak-pihak terkait, termasuk BWS Maluku dan Kodam XV/Pattimura, untuk mencari penyelesaian atas persoalan tersebut.

Ia berharap perbedaan pandangan mengenai pekerjaan di bantaran sungai dapat diselesaikan melalui komunikasi dan klarifikasi berdasarkan data serta ketentuan yang berlaku, sehingga tidak menimbulkan polemik berkepanjangan.

Hingga berita ini disusun, dasar instruksi pembongkaran dan tanggapan resmi dari BWS Maluku masih perlu dikonfirmasi. Penjelasan dari Kodam XV/Pattimura mengenai status, pelaksanaan, serta aspek teknis pekerjaan tersebut juga diperlukan untuk memberikan gambaran yang berimbang kepada publik.

Redaksi tetap membuka ruang klarifikasi dan hak jawab bagi seluruh pihak terkait guna memastikan pemberitaan ini memenuhi prinsip akurasi, verifikasi, dan keberimbangan.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update