Maluku
Tengah, iNews Utama.com -- Negeri Wakal, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku
Tengah, terdapat tradisi adat yang dikenal dengan sebutan Aroha.
Kegiatan
adat ini dilaksanakan oleh Rumah Dati atau Rumah Tau, yang merupakan rumah adat
dari para leluhur, dengan tujuan menenangkan arwah leluhur melalui doa dan
silaturahim bersama anak cucu.Jumat (13/09/2024),
kegiatan
adat ini kembali dilaksanakan bertepatan dengan bulan Rabiul Awal, yang juga
merupakan bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Tradisi
Aroha biasanya dilakukan pada bulan 12 Rabiul Awal, namun tergantung dari
musyawarah di setiap Rumah Tau, waktu pelaksanaannya bisa bervariasi. Kegiatan
ini bertujuan untuk mendoakan para leluhur melalui thalil atau doa yang
dikirimkan oleh anak cucu dari masing-masing Rumah Tau.
Uniknya,
Rumah Tau Pattah menggelar Aroha pada bulan Idul Adha, berbeda dari tradisi
umum yang dilaksanakan pada bulan Rabiul Awal.
Menurut
pantauan iNews Utama, pada tahun ini, kegiatan adat Aroha jatuh pada bulan
September, tepatnya 12 Rabiul Awal 2024, dan hanya tiga Rumah Tau yang
melaksanakannya, yaitu Rumah Dati Makatita, Rumah Dati Samal, dan Rumah Dati
Mahu.
Para kepala
adat dari masing-masing Rumah Tau, seperti Bate Samal yang didampingi oleh Dus
Samal, serta Ismail Makatita dan Saman Mahu, menyatakan bahwa kegiatan ini
penting untuk mengingatkan anak cucu tentang leluhur mereka, serta berharap
agar doa yang dikirimkan bisa sampai kepada para moyang yang terdahulu.
Selain
berdoa, setiap kepala rumah tangga membawa dulan (sejenis hidangan atau sajian)
ke Rumah Tau sebagai bagian dari tradisi ini.
Dari
informasi yang didapat, di Negeri Wakal terdapat 14 Rumah Dati yang aktif
melaksanakan tradisi ini setiap tahunnya. Rumah-rumah tersebut antara lain
adalah: Rumah Dati Bakay, Rumah Dati Pelu, Rumah Dati Paila, Rumah Dati Lewaru,
Rumah Dati Uweng, Rumah Dati Saulatu, Rumah Dati Wael, Rumah Dati Makatita,
Rumah Dati Samal, Rumah Dati Suneth, Rumah Dati Nakul, Rumah Dati Mewar, Rumah
Dati Mahu, dan Rumah Dati Pattah.Selain itu ada juga Marga Taniloton dan Marga
heulatuela.
Kegiatan
Aroha ini adalah bentuk penghormatan kepada leluhur dan menjadi ajang
silaturahmi antar keluarga besar di setiap Rumah Tau, sehingga tradisi ini
terus dilestarikan dari generasi ke generasi.(SLP)