Notification

×

Iklan



Iklan



Dugaan Proyek Rehabilitasi Gedung SD Inpres 60 Taeno Asal-asalan, Disdik Ambon Diminta Bertindak

Minggu, 28 Juli 2024 | Juli 28, 2024 WIB | 0 Views Last Updated 2024-07-29T01:41:19Z

 


AMBON,iNEWS UTAMA.COM - Proyek rehabilitasi gedung Sekolah Dasar (SD) Inpres 60 Taeno, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, diduga dikerjakan dengan asal-asalan. Tidak ada papan proyek yang terpasang, dan sebagian kayu yang telah lapuk tidak dibongkar. Hal ini menjadi sorotan masyarakat sekitar, terutama para orang tua siswa.

Sudah sejak pekan lalu proyek ini dikerjakan, namun hingga kini tidak ada papan proyek yang berdiri di sekitar lokasi sekolah. Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, melalui Dinas Pendidikan, diminta untuk tidak menutup mata atas persoalan tersebut.

Dari hasil penelusuran media di lokasi, masyarakat setempat yang notabenenya adalah orang tua siswa, mempertanyakan kualitas pekerjaan rehabilitasi gedung SD Inpres 60 Taeno.

"Pekerjaan dilakukan terkesan terburu-buru. Sebab, atap yang mereka bongkar langsung ditutup tanpa mengganti kayu pada kap bangunan," kata salah satu sumber yang tidak ingin disebutkan namanya kepada media di sekitar lokasi rehabilitasi, Minggu (28/7).

Sumber tersebut mengungkapkan bahwa seharusnya jika membongkar atap, maka kayu-kayu pada kap bangunan yang sudah lapuk dimakan rayap harus diganti juga. "Kalau hanya ganti atap bangunan saja tanpa mengganti kap yang sudah dimakan rayap, tentu umurnya tidak akan lama. Itu juga pasti berbahaya, bisa ambruk nantinya," tambahnya.

Lebih lanjut, pihak kontraktor tidak memasang papan proyek sehingga pihak sekolah pun tidak tahu anggaran proyek tersebut termasuk berapa bilik yang akan dikerjakan. Bahkan, pihak kontraktor tidak diketahui identitasnya dan perusahaan apa yang mengerjakan proyek tersebut.

"Makanya sampai sekarang bahkan pihak sekolah juga tidak tahu, berapa anggarannya, berapa bilik gedung yang direhabilitasi serta kontraktor mana yang mengerjakan," tandasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Ambon, Edy Tasso, yang dikonfirmasi oleh Wartawan melalui WhatsApp, Minggu (28/7), mengaku akan menindaklanjuti informasi tersebut. "Oke baik. Danke infonya, nanti saya cek dulu," singkat Tasso menjawab pertanyaan wartawan terkait pekerjaan rehabilitasi SD Inpres 60 Taeno yang diduga asal-asalan serta tidak memiliki papan proyek.

Masyarakat berharap Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Pendidikan segera turun tangan untuk memeriksa proyek tersebut. Transparansi dalam proyek pemerintah sangat penting untuk memastikan kualitas pekerjaan dan penggunaan anggaran yang tepat. Papan proyek yang seharusnya memuat informasi tentang anggaran, jangka waktu pengerjaan, dan identitas kontraktor harus dipasang agar masyarakat bisa turut mengawasi.

Proyek rehabilitasi gedung SD Inpres 60 Taeno yang seharusnya memberikan kenyamanan dan keamanan bagi siswa justru menimbulkan kekhawatiran. Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Pendidikan harus segera menindaklanjuti laporan masyarakat ini demi memastikan kualitas pendidikan dan keselamatan para siswa.(TIM)





TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update