×

Iklan



Iklan



Dugaan Penyalahgunaan Jabatan dan Wewenang : APH di desak periksa Ketua Saniri Negeri Lahakaba,hamsa lapelelo

Senin, 01 Juni 2026 | Juni 01, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-01T22:48:30Z




Malteng,iNewsUtama.com--Sejumlah warga Negeri Lahakaba menyoroti dugaan penyalahgunaan jabatan dan wewenang yang diduga melibatkan Ketua Saniri Negeri Lahakaba. Hamsa lapelelo, Warga meminta adanya klarifikasi terbuka dan pemeriksaan oleh pihak berwenang untuk memastikan kebenaran berbagai informasi yang berkembang di masyarakat.


Beberapa hal yang menjadi sorotan masyarakat desa lahakaba di antaranya:


Dugaan keterlibatan dalam penerimaan bantuan perumahan yang dinilai berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.


Dugaan keterlibatan dalam kegiatan tenaga kerja proyek perahu fiber yang menurut warga perlu dijelaskan status dan perannya.


Dugaan keterlibatan sebagai anggota pengelola program rompong nelayan.


Dugaan keterlibatan dalam proses penjualan aset atau fasilitas rompong nelayan yang menjadi perhatian masyarakat.


Dugaan keterlibatan dalam pengelolaan inventaris Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang dinilai perlu diaudit dan dipertanggungjawabkan secara terbuka.


Salah satu tokoh Masyarakat menilai bahwa jabatan Ketua Saniri memiliki fungsi pengawasan dan representasi kepentingan warga, sehingga setiap keterlibatan dalam program-program yang dibiayai oleh pemerintah atau aset milik masyarakat desa lahakaba perlu dilakukan secara transparan dan sesuai dengan peraturan yang berlaku, ujarnya kepada media ini Senin 01/06/2026.



Lebih Warga meminta Pemerintah Negeri lahakaba, Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah, serta instansi terkait untuk melakukan klarifikasi dan pemeriksaan terhadap berbagai dugaan tersebut guna memberikan kepastian kepada masyarakat serta menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga Saniri Negeri, ungkap salah satu warga.


Kami meminta untuk saudara hamsa lapelelo harus segera di periksa, dia sebagai ketua saniri harusnya bertanggung jawab dan bisa menjaga marwa adat,jika saniri negeri melakukan hal semacam itu bagi dengan masyarakat dan kalau itu sampe terbukti segera di proses hukum, tegasnya.


Hingga berita ini di muat belum ada tanggapan maupun klarifikas dari pemerintah negeri lahakaba maupun pihak yang disebutkan dalam berbagai dugaan tersebut.

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update